You are currently browsing the category archive for the 'Sekitar' category.

“Kamu kan mau makanan khas daerahku. Di sinilah tempatnya,” sergah Dik begitu melihat wajahku yang enggan masuk ke warung itu.
Dua hari yang lalu, HP Silomos, Nokia 5110, yang kalau dipake nimpuk anjing akan pingsan, berdering disaat ia dan Sibulus tengah istirahat makan siang. Ternyata dari si Meta, adik iparnya, yang diusia kepala tiga belum juga menikah karena terlalu menikmati pekerjaannya sebagai penenun ulos.

Si Botak “koki” warung itu, yang matanya suka liar ke kami, belakangan ini tatapannya setiap kami melewati warungnya, suka nelangsa.

Pola pikir hidup manusia layaknya sebuah bangunan. Tidak serta-merta lahir menjadi seorang cedekiawan, ahli ekonomi, atau ahli agama…etc.


Tinggal memasang tali, lalu dimasukkan ke lobang sarung, sudah bisa ditarik ulur persis layar opera. Read the rest of this entry »
![]()
![]()
![]()
“Happy Valentine. Biarlah kita menjadi virus untuk menebar cinta kasih di manapun langkah terjejak. Dengan begitu dunia pun akan diterangi” Read the rest of this entry »
Berhasil melewati jalan Patra, papa berharap menemukan angkutan umum menuju Grogol. Ternyata tak satupun yang beroperasi. Makin dongkollah hati papa karena harus berjalan kaki sampai Grogol, kira-kira 2-3 Km. Read the rest of this entry »



Boleh dibilang, warisan tanah oppung ini masih “numpuk” karena belum pernah terbagi selama empat generasi. Sampai kelahiran ayah, naik tiga generasi ke atasnya, leluhur kami selalu punya anak lelaki satu. Read the rest of this entry »
![]()
![]()
![]()
![]()
Tak dapat dipungkiri bahwa keadaan huta di Batak sono sudah sangat memprihatinkan. Tidak ada kemajuan dan perkembangan.
















Komentar Terakhir