You are currently browsing the category archive for the 'Tentang Mereka' category.

“Kamu kan mau makanan khas daerahku. Di sinilah tempatnya,” sergah Dik begitu melihat wajahku yang enggan masuk ke warung itu.
Dua hari yang lalu, HP Silomos, Nokia 5110, yang kalau dipake nimpuk anjing akan pingsan, berdering disaat ia dan Sibulus tengah istirahat makan siang. Ternyata dari si Meta, adik iparnya, yang diusia kepala tiga belum juga menikah karena terlalu menikmati pekerjaannya sebagai penenun ulos.

Si Botak “koki” warung itu, yang matanya suka liar ke kami, belakangan ini tatapannya setiap kami melewati warungnya, suka nelangsa.

Rating cuma “pemaksaan” kepuasan penonton karena tidak ada pilihan lain yang lebih berkwalitas dari yang sudah ada.

Mereka yang bepikiran hebat, membicarakan ide-ide. Mereka yang berpikiran sedang, membicarakan peristiwa. Mereka yang berpikiran sempit membicarakan orang lain.


Berhasil melewati jalan Patra, papa berharap menemukan angkutan umum menuju Grogol. Ternyata tak satupun yang beroperasi. Makin dongkollah hati papa karena harus berjalan kaki sampai Grogol, kira-kira 2-3 Km. Read the rest of this entry »

Boleh dibilang, warisan tanah oppung ini masih “numpuk” karena belum pernah terbagi selama empat generasi. Sampai kelahiran ayah, naik tiga generasi ke atasnya, leluhur kami selalu punya anak lelaki satu. Read the rest of this entry »
“Ini kan keset kaki kamar mandi! Handuk tamu hotel ada di lemari… wakakakakaaakkk…! Dasar Batak kampung!!” teriak Rano tergelak sangat keras. Wajahku terasa panas karena malu… Tepatnya, malu-maluiiiinnnn…!!! Read the rest of this entry »
“Pa, kenapa gak nyari kerja di Medan aja? Kenapa gak pindah aja kita ke Jakarta?” Read the rest of this entry »
“Aku hanyalah pensil dalam tangan Tuhan. Tapi, Dia-lah yang menulisnya,” Read the rest of this entry »





















Komentar Terakhir